Dewan Diminta Jangan Jadi Penghambat Kehadiran RS Regional di Bireuen

0
953

RR, BIREUEN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen diminta jangan menjadi penghambat rencana pembangunan Rumah Sakit Rujukan Regional.

Hal itu dilontarkan Teuku Iskandar, Keuchik Gampong Cot Buket, Kecamatan Peusangan kepada Rimbaraya, Senin (7/1/2019).

Pernyataan Teuku Iskandar itu sangat beralasan. Pasalnya, statemen Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad di salah satu media menyebutkan bahwa rumah sakit regional di Kabupaten Bireuen terancam gagal.

“Alasan beliau (Ketua DPRK Bireuen) membuat pernyataan itu sebenarnya apa? Kenapa cepat sekali memberi kesimpulan. Tidak seharusnya dewan membuat polemik tentang rumah sakit yang didambakan oleh rakyat,” katanya geram.

Menurutnya, masyarakat Gampong Cot Buket pemilik lahan yang menjadi lokasi rencana pembangunan rumah sakit rujukan regional sudah bersedia melepaskan hak milik tanahnya.

“Warga kami sudah siap menjual tanahnya untuk kepentingan pembangunan rumah sakit regional Kabupaten Bireuen. Dan harganya berapa pun tidak menjadi masalah. Silakan pemerintah tentukan. Lagi pula warga pemilik lahan telah menyerahkan dokumen ke BPN,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, persoalan berbenturan dengan RTRW bukanlah suatu hambatan, mengingat qanun itu dapat direvisi. “Qanun ini kan produk daerah yang disepakati antara dewan dengan eksekutif. Kan tidak mungkin aturan itu terus diberlakukan apabila tidak sesuai perkembangan zaman,” pungkas Teuku Iskandar. (Rizanur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here