Ke Kampus Swasta? UNIKI Pantas Jadi Pilihan Utama

0
272
Kampus UNIKI

MENJATUHKAN pilihan untuk kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bukan hanya dilakoni oleh para mahasiswa yang tidak lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, banyak juga lulusan sekolah menengah yang sejak awal memang sudah bertekad memilih kampus swasta sebagai tempat menimba ilmu. Terlebih, sekarang ini tidak sedikit kampus swasta yang memiliki keunggulan khusus yang tidak ditemukan di PTN.

Di antara sekian banyak kampus swasta di Aceh, Universitas Islam Kebangsaan Bireuen (UNIKI) pantas menjadi pilihan utama para calon mahasiswa. Selain menawarkan sejumlah jurusan favorit, biaya kuliah di kampus ini juga terjangkau oleh semua kalangan.

Sebagai salah satu PTS di lingkungan Kemenristek Dikti, UNIKI punya titik fokus atau visi ‘Tahun 2030 menjadi Universitas Islam Kebangsaan Bireuen yang profesional, unggul, entreperenurship, mandiri, islami dan memiliki daya saing’.

Tentu saja visi UNIKI tersebut mendorong segenap unsur Yayasan Kebangsaan, rektorat,  dekanat,  program studi, dosen dan seluruh karyawan UNIKI untuk meningkatkan kinerja masing-masing, baik secara individu maupun kinerja tim yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja UNIKI untuk mencapai visi tersebut.

Rektor UNIKI Dr. Marwan Hamid, M.Pd.

“UNIKI sangat berkomitmen dalam proses tridarma PT sesuai Undang-Undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pemenristekdikti No44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan peraturan normatif lainnya dalam mewujudkan visi UNIKI dan visi Kemenristekdikdi,” sebut Rektor UNIKI Dr. Marwan Hamid, M.Pd.

Dalam menjalankan operasional kampus, jelas Dr. Marwan, UNIKI memadukan adanya usaha ketercapaian visi individu masyarakat Indonesia menjadi fakta di dunia global yaitu fokus melahirkan lulusan yang memiliki jiwa dan perilaku sebagaimana visi di atas, sehingga hidup bahagia dunia-akherat dapat diwujudkan bagi setiap anak bangsa.

“Kami sangat berkomitmen merancang kurikulum link and match dengan dunia usaha industri dan dunia kerja. Kami melibatkan berbagai komponen bangsa untuk analisis kebutuhan, sehingga melahirkan Kurikulum yang mengacu pada Kerangka Kerja Nasional Indonesia(KKNI) untuk mendapat lulusan yang unggul, enterprenoer, mandiri dan Islami,” ungkapnya.

PROFIL UNIKI

Cikal bakal UNIKI merupakan penggabungan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Kebangsaan Bireuen, dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Bina Bangsa Lhokseumawe dengan jumlah mahasiswa aktif saat ini 1.900 orang.

Legalitas UNIKI melalui Izin Menristekdikti RI Nommor 342/KPT/I/2019 Tanggal 5 Mai 2019 terdapat penambahan prodi baru. Tahun Akademik 2019/2020 UNIKI menerima mahasiswa baru untuk:

  1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis(FEB) program studi akuntansi (S1) 30 orang, program studi manajemen(S1) 30 orang,dan Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen(S2) sebanyak 60 orang.
  2. Fakultas Hukum dan Syariah(FHS) Program Studi Ilmu Hukum (S1) 30 orang dan Program Studi Paralegal(D3) berjumlah 30 orang.
  3. Fakultas Komputer dan Multimedia Program Studi Tehnik Informatika (S1) 30 orang, Program Studi Manajemen Informatika(D3) 30 orang, Program Studi Teknik Informatika Komputer(D3) 30 orang.
  4. Fakultas Sains Dan Multimedia (FAPERTA) Program Studi Sains Pertanian (S1) 30 orang, Program Studi Peternakan(S1) 30 orang.
  5. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Jasmani (S1) 30 orang.

Jumlah daya tampung mahasiswa baru UNIKI TA 2019/2020 di 5 Fakultas, 10 Program Studi S1, 1 Program Studi Magister Manajemen S2, dan 23 konsentrasi bidang ilmu memiliki daya tampung seluruhnya 330 orang calon mahasiswa baru.

Sistem perkuliahan secara tatap muka dan during, baik kelas reguler maupun kelas khusus, menjadi fokus proses pembelajaran. Hal ini sesuai kebijakan pemerintah dan ketentuan yang ada agar tujuan pendidikan berupa perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan bersyariat Islam  dan link and match dapat terwujud dalam jangka waktu tidak terlalu lama.

“Kami yakin mampu memberikan yang terbaik bagi kesuksesan anak bangsa. Dengan SDM seluruh dosen UNIKI 32% bergelar Doktor dan selebihnya yaitu 68% Magister, tentu bukan mustahil menelorkan lulusan yang siap pakai di dunia kerja,” tegas Dr. Marwan.

Demikian juga dengan sarana prasarana sudah sangat memadai untuk kelancaran proses belajar mengajar sudah memadai. “Secara bertahap, tahun 2020 melengkapi semua kebutuhan online sesuai standar yang diperlukan untuk kelancaran PBM During dan kelancaran kebutuhan pembelajaran individu maupun kelompok di dalam dan di luar kampus bagi dosen, mahasiswa dan manajemen administrasi,” tandasnya.[***]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here