KKN-PPM, 1.383 Mahasiswa Unimal Disebar ke 92 Gampong

0
76

RR, ACEH UTARA – Universitas  Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara mengirim 1.383 mahasiswa untuk  melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Keberangkatan mereka ke 92 gampong di lima kecamatan dalam wilayah Aceh Utara dilepas Asisten I Setdakab Aceh Utara Dayan Albar SSos  di halaman Kantor Bupati Jalan T Hamzah Bendahara Lhokseumawe, Sabtu (6/4).

Kegiatan ini turut dihadiri Rektor Unimal Dr  Herman Fithra ST MT IPM, sejumlah dekan, Ketua LPPM Julius Dharma, dan para dosen pembimbing KKN.

Ketua Panitia KKN Unimal H Anwar Puteh ME menjelaskan, lima kecamatan sebagai lokasi penempatan mahasiswa KKN, masing-masing Kecamatan Dewantara sebanyak 15 gampong dengan jumlah 225 mahasiswa, Kecamatan Nisam 29 gampong (435 mahasiswa), Banda Baro 9 gampong (135 mahasiswa), Muara Batu 24 gampong (360 mahasiswa), dan Kecamatan Sawang 15 gampong (228 mahasiswa).

Menurut Anwar, para peserta KKN-PPM Tim II Angkatan 25 ini merupakan mahasiswa Fakultas Teknik 442 orang, Ekonomi dan Bisnis 49 mahasiswa, Fakultas ISIP 94 mahasiswa, Fakultas Pertanian 240 mahasiswa, FKIP 270 mahasiswa, Fakultas Hukum 190 mahasiswa, dan Fakultas Kedokteran 98 mahasiswa. “Mereka ditempatkan di gampong-gampong selama 27 hari, mulai 6 April hingga 2 Mei 2019,” jelas Anwar.

Rektor Unimal Herman Fithra meminta peserta KKN untuk menjaga nama baik almamater selama berada di tengah-tengah masyarakat. “Jangan bawa kebiasaan kebiasaan buruk yang sering Anda praktikkan di luar ke gampong-gampong lokasi Anda ditempatkan,” katanya mengingatkan.

Rektor Herman juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melakukan politik praktis selama KKN, apalagi melakukan kampanye karena saat ini sedang dalam masa kampanye menjelang hari H pemungutan suara Pemilu 2019.  “Saya minta saudara saudara fokus pada kegiatan KKN, dengan ilmu yang dimiliki silakan gali potensi gampong untuk menjadi gampong mandiri,” harap Herman.

Sementara Bupati Aceh Utara yang diwakili oleh Asisten I Dayan Albar menegaskan, mahasiswa peserta KKN jangan coba coba melakukan praktik kampanye politik sekaitan dengan kegiatan KKN di gampong-gampong.  “Ini bukan hanya beresiko buruk bagi mahasiswa itu sendiri, akan tetapi juga berefek kurang baik bagi almamater kampus,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dayan menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang besar kepada Rektorat Unimal yang telah memilih wilayah Aceh Utara sebagai lokasi pelaksanaan KKN mahasiswa.  Menurut Dayan, kehadiran mahasiswa ke gampong-gampong menjadi potensi sangat besar untuk mengubah wajah gampong menuju gampong mandiri.(Dedy Syahputra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here