Komnas HAM-Unsyiah Jalani Kerja Sama

0
14
Rektor Unsyiah dan Ketua Komnas HAM berbagi cendera mata.

RR, BANDA ACEH—Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia menandatangani nota kerja sama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dalam pemajuan dan penegakan HAM melalui tridarma perguruan tinggi.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dan Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng di Gedung Rektorat Unsyiah, Darussalam, Kamis (19/9).

Ahmad Taufan mengatakan gagasan kerja sama ini telah dirintis sejak tahun lalu. Bagi Komnas HAM, kerja sama dengan universitas merupakan salah satu langkah strategis untuk kajian pendidikan dan mengembangkan ide serta konsep HAM. Sebab, menurutnya, selama ini sebagian orang menganggap jika HAM tidak dapat dikembangkan lebih luas. Padahal, HAM merupakan pandangan, nilai, dan teori yang konsepnya dapat dikaji dan dikembangkan.

“HAM bukan sebuah konsep mati, ia dinamis dan dapat dikembangkan. Kampuslah yang menjadi harapan agar isu HAM dapat terus berkembang,” ujarnya.

Dipilihnya Unsyiah dalam kerja sama ini dikarenakan Aceh merupakan daerah spesial. Hampir seluruh mata dunia memandang ke Aceh karena berhasil damai dari konflik berkepanjangan. Perjanjian damai yang ditandatangani di Helsinki merupakan hasil dari kearifan dan kebijaksaan antara Aceh dan Pemerintah Indonesia. “Keberhasilan ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak di dunia, terutama bagi negara yang masih terlibat konflik,” Ahmad Taufan.

Rektor Unsyiah Prof Samsul mengapresiasi dan berterima kasih karena telah memercayai Unsyiah dalam kerja sama ini. Hal ini sejalan dengan semangat Unsyiah yang telah mendirikan Pusat Studi HAM. “Unsyiah harus menjadi rujukan bagi dunia terkait proses perdamaian konflik,” ujarnya.

Ia berharap, proses perdamaian di Aceh dapat ditulis, sehingga menjadi referensi bagi mereka yang ingin mempelajarinya. Bahkan ke depannya, Unsyiah berencana memberikan penghargaan honoris causa kepada pegiat HAM. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang telah berjuang demi terciptanya perdamaian.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here