Pemkab Aceh Timur Bentuk Timsus Selesaikan Persoalan Perkebunan

0
92
Bupati Aceh Timur Hasballah membuka rapat lintas sektor pembentukan Pokja Perkebunan.

RR, IDI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur membentuk Kelompok Kerja (Pokja) untuk menertibkan dan menyelesaikan seluruh persoalan yang muncul di sektor perkebunan. Tim khusus tersebut berkomitmen menyelesaikan sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan.

Pembentukan Pokja itu dihadiri Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib SH, Sekda Aceh Timur HM Ikhsan Ahyat SSTP MAP, Plt Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Timur Syahrizal Fauzi SSTP MAP, Asisten III Setdakab Aceh Timur M Amin SH MH, Asisten II Setdakab Aceh Timur Usman A Rachman SH MM, dan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Aceh Timur Ir Ahmad.

Selanjut hadir juga Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu Aceh Timur T Reza Rizki SSTP MSi, Kepala Dinas Perindustrian dan Pertambangan Aceh Timur Drs Zulbahri MAP, Kepala Dinas Petanahan Aceh Timur M Bandi Harfirdaus SH, Kabag Hukum Setdakab Aceh Timur Abdul Muthallib SH, dan beberapa pejabat lainnya.

Hasballah HM Thaib dalam kesempatan itu mengharapkan, Pokja yang dibentuk tersebut nantinya bisa menyelesaikan berbagai persoalan di sektor perkebunan, seperti sengketa lahan perkebunan dengan lahan masyarakat dan ketidakjelasan tapal batas, serta banyaknya Hak Guna Usaha (HGU) tidak dirawat.

“Bukan hanya sebatas menyelesaikan sengketa lahan antara pihak perusahaan dengan masyarakat, tapi keberadaan perusahaan perkebunan juga harus bisa membuka lapangan kerja yang lebih luas dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” sebut bupati.

Begitu juga dengan tanggungjawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar atau Corporate Social Responsibility (CSR). “Artinya, tim Pokja ini tidak perlu membengkak, tapi mampu dan punya keinginan untuk bekerjasama dalam menertibkan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang timbul, termasuk aspek hukum terkait perizinan dan legalitas sebuah perusahaan perkebunan yang beroperasi,” imbuh Hasballah.

Usai dibuka Bupati Aceh Timur, rapat koordinasi tersebut dilanjutkan dan dipimpin Sekda Aceh Timur HM Ikhsan Ahyat. Hadir juga dari lembaga Forum Konservasi Leuser (FKL). “Kami mengapresiasi program dan kerjasama yang baik dari FKL selama ini dalam membantu daerah ini di sektor lingkungan, sehingga ke depan kami harap kawasan konservasi lebih terjaga dan terpelihara,” imbuh bupati. (Iskandar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here