Polisi Tahan Pemilik Akun Facebook Epong Reza

0
196
DP akun Epong Reza

RR, BIREUEN—Penyidik Polres Bireuen menahan M Reza (30), pemilik akun Facebook Epong Reza, Jumat (21/12/2018). Ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan H Mukhlis Takabeya melalui kuasa hukumnya.

Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama SH.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada wartawan menyebutkan, penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya memeriksa M Reza sekira 8 jam. “Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik melalui media sosial (Facebook) di akun pribadinya,” sebut Eko Rendi.

Menurutnya, setelah ditetapkan sebagai tersangka, M Reza atau Epong Reza langsung ditahan di Mapolres Bireuen.

Kasat Reskrim menegaskan, Epong Reza diproses tidak berkaitan dengan statusnya sebagai wartawan, namun terkait penyebaran atau membagikan berita bohong melalui akun facebook miliknya. “Ini tidak ada hubungannya dengan masalah pemberitaan. Tetapi ini kasus pencemaran nama baik, menyebarkan berita bohong, melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Dan dijerat dengan UU ITE,” tegas mantan Kasat Reskrim Polres Gayo Lues ini.

Terkait penanganan kasus ini, lanjut Eko Rendi, penyidik telah meminta keterangan saksi ahli. “Saksi ahli ITE dan saksi ahli bahasa sudah kita minta keterangan. Dan sudah memenuhi unsur dia (Epong Reza) ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Alasan Epong Reza langsung ditahan, menurut Kasat Reskrim, dikarenakan ancaman hukumannya di atas lima tahun. Selain itu, takut melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatan yang sama.

Ditambahkannya, selain kasus yang dilaporkan oleh H Mukhlis Takabeya, ada dua laporan lainnya yang dilaporkan oleh salah seorang camat dan seorang keuchik terhadap Epong Reza.

Sebagai informasi, H Mukhlis AMd atau Mukhlis Takabeya melalui kuasa hukumnya Guntur Rambe SH MH pada 4 September 2018 melaporkan akun facebook Epong Reza ke Polres Bireuen.

Kala itu, Guntur Rambe kepada wartawan usai melaporkan akun facebook Epong Reza ke Polres Bireuen mengungkapkan, nama kliennya (H Mukhlis AMd) telah dicemarkan oleh akun facebook Epong Reza.  “Kita melaporkan akun facebook Epong Reza ke polisi karena dianggap telah melanggar UU ITE dan UU tentang Pers. Nanti kami bersama penyidik akan menyepakati UU mana yang akan digunakan,” ungkapnya.

Menurut Guntur, akun facebook Epong Reza pada 25 Agustus 2018 memposting berita dari media online tentang kliennya menggunakan BBM bersubsidi untuk perusahaannya. “Padahal berita yang dishare itu tidak sesuai dengan fakta. Dan banyak tudingan tidak berdasar, justru mengandung unsur fitnah,” tegas Guntur.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here