Unsyiah Asuh 12 PTS di Aceh Tingkatkan Akreditasi

0
38
Rektor Unsyiah berbagi pengalaman dengan para pengurus PTS di Aceh.

RR, BANDA ACEH—Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) bersama 12 perguruan tinggi swasta di Aceh, Senin (20/5), menandatangani naskah kerja sama Program Perguruan Tinggi Asuh (PT Asuh) di Ruang Balai Senat Gedung Rektorat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh.

Dalam kerja sama ini, Unsyiah nantinya bertugas membantu dan membimbing 12 PTS tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan nilai akreditasi program studi.

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah Prof Dr Adlim MSc mengatakan Unsyiah akan mengasuh 24 program studi di 12 PTS yang ada di Aceh. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 6 PTS. Program ini nantinya akan berlangsung selama empat bulan terhitung sejak kerja sama ini ditandatangani.

“Ini merupakan tahun ketiga Unsyiah menjalankan program PT Asuh. Di tahun 2017 dan 2018 kita mendapatkan penghargaan dari Kemenristekdikti karena dianggap sukses menjalankan program ini,” ujar Adlim.

Ia menyebutkan 12 PTS yang terlibat dalam program ini adalah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Banda Aceh, Akademi Farmasi YPPM Mandiri, Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan (STKIP) Muhammadiyah Abdya, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Banda Aceh, STIM Meulaboh, Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) Pante Kulu, STKIP Muhammadiyah Aceh Tengah, STDIP Al Wasliyah Banda Aceh, STIKES Bustanul Ulum Langsa, STKIP Bumi Persada Lhokseumawe, STKIP Al Wasliyah Banda Aceh, dan Akademi Keperawatan Muhammadiyah Bireuen.

Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng mengatakan pihaknya komit untuk terus mengasuh seluruh perguruan tinggi di Aceh. Sebab, menurutnya, hal itu merupakan kewajiban Unsyiah sebagai perguruan tinggi terbesar dan tertua di Aceh. “Terlebih lagi, saat ini Unsyiah memiliki ratusan pengajar yang mumpuni serta prodi yang umumnya telah terakreditasi dengan baik,” katanya.

Di hadapan para pengurus PTS, Rektor juga berbagi pengalaman Unsyiah yang berhasil meningkatkan akreditasi dari nilai C ke nilai A. Menurutnya, dibutuhkan kebersamaan, kejujuran, serta keikhlasan bekerja dari semua pihak dalam pengelolaan dunia pendidikan, terutama di perguruan tinggi. Jika ketiga hal ini diterapkan, maka untuk meningkatkan mutu pendidikan dan nilai akreditasi bukan lagi perkara sulit.

“Kita ingin semua perguruan tinggi di Aceh dapat menerapkan kualitas yang baik, sehingga menghasilkan alumni yang mampu membangun bangsa ini,” ujar Prof Samsul.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here