Unsyiah Kembali Lahirkan 1.145 Sarjana

0
45

RR, BANDA ACEH—Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali mewisuda 1.145 lulusan untuk periode Februari-April 2019 di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (2/5). Tercatat 29 orang di antaranya lulus dengan predikat pujian atau cumlaude.

Secara keseluruhan jumlah lulusan sarjana, pendidikan profesi, spesialis, dan pascasarjana yang telah dihasilkan Unsyiah sebanyak 98.444 orang. Sementara jumlah lulusan diploma dari berbagai disiplin ilmu mencapai 27.070 orang. Maka, total alumni Unsyiah hingga saat ini mencapai 125.514 orang. Ini merupakan wisuda ke-106 kali yang dilaksanakan Unsyiah.

Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng mengatakan setiap tahun sekitar satu juta lulusan dihasilkan perguruan tinggi di Indonesia. Tetapi, ratusan ribu di antaranya menjadi pengangguran. Bahkan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga akhir tahun lalu, jumlah penggangguran di Indonesia mencapai 7 juta orang. Dari jumlah tersebut, tidak kurang 400 ribu orang adalah alumni perguruan tinggi.

Salah satu penyebabnya karena persaingan dunia kerja saat ini semakin sulit. Terlebih lagi telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang membuat tenaga manusia digantikan dengan mesin otomatis berbasis kontrol digital. Tetapi, menurut Rektor, era ini juga menyajikan peluang menjanjikan bagi lulusan. Hanya dibutuhkan kejelian dan kesungguhan untuk menemukan peluang besar di balik tantangan tersebut. “Salah satu peluang besar seiring datangnya era revolusi industri 4.0 adalah peluang berwirausaha,” ujarnya.

Untuk itu, Rektor menegaskan para lulusan bukan hanya mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik, mengelola emosi, serta mampu berkreasi dan berinovasi dengan bekal ilmu yang dimiliki. “Terlebih lagi saat ini fasilitas internet dan jaringan komunikasi semakin terbuka luas. Ini memberikan kesempatan untuk mengakses pasar di seluruh dunia, bahkan tanpa memerlukan modal ratusan juta. Hanya dibutuhkan niat dan nyali untuk mencoba,” ungkapnya.

Namun sayangnya, menurut Rektor tidak banyak lulusan perguruan tinggi termotivasi dan bernyali besar untuk berwirausaha. Untuk itu, ia berharap lulusan Unsyiah dapat berkreasi dan berinovasi dengan modal yang didapatkan selama pendidikan. “Salah satu peluang besar saat ini adalah menggeluti bisnis kreatif yang mengolaborasikan keilmuan, potensi lokal dengan peluang dan kebutuhan pasar,” ujar Prof Samsul.

Ia menambahkan, saat ini Unsyiah juga telah berupaya menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi para mahasiswa. Di antaranya dengan mendirikan UPT Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here