Warung di Desa Cureh Baroh Dilarang Pasang Wifi

0
86

RR, BIREUEN—Warung-warung di Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, dilarang memasang jaringan wifi. Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani perangkat desa setempat.

Perangkat desa beralasan, kehadiran jaringan wifi di desa tersebut telah disalahgunakan oleh anak-anak di bawah umur dan dapat menganggu jam belajar anak-anak di Gampong Cureh Baroh.

Keuchik Cureh Baroh, Helmiadi Mukhtaruddin kepada Rimbaraya, Minggu (25/11/2018), mengakui pihaknya telah mengeluarkan peraturan larangan pemasangan jaringan wifi di setiap warung yang ada di desa tersebut. “Benar kami telah mengambil keputusan bersama untuk meniadakan jaringan wifi di gampong, setiap warung kopi ataupun kios-kios. Keputusan tersebut kami keluarkan sejak tanggal 13 November 2018 setelah dilakukan musyawarah di balai desa. Kebujakan ini juga sesuai Qanun Gampong yang diberlakukan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sejak ada jaringan internet di warung kopi atau kios-kios di desa tersebut membuat anak-anak di bawah umur menjadi lupa jam belajar dan menimbulkan hal negatif dari jaringan internet tersebut.

“Kami mengambil keputusan ini setelah melihat kondisi di lapangan. Kami temukan ada anak-anak yang bolos sekolah dan mengaji demi internetan di warung-warung dan yang parahnya mereka menggunakan jaringan internet untuk hal yang negatif seperti nonton film porno ataupun keasyikan main game,” ungkap Helmiadi.

Ditegaskannya, sejauh ini tidak ada pihak yang kontra terhadap keputusan larangan itu. “Jika ada pihak yang tidak mengindahkan keputusan ini akan kami tempuh jalur hukum, karena keputusan ini kami buat sudah disetujui oleh pihak Muspika,” pungkasnya. [Munawar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here